5 Jenis Tes KeBermutuan untuk Pria Dewasa. Deteksi Kemungkinan dan Risikonya Sejak Dini!

tes-kesuburan-pria-dewasa tes-kesuburan-pria-dewasa

Tes keBerbobotan untuk pria juga nggak kalah berharga seperti yang dilakukan oleh cewek. Terlebih bagi pasangan suami istri yang sudah lama menanti momongan namun belum juga diberi. Keadian kasus seperti lama nggak mendapatkan momongan disebabkan oleh ceweknya, alahal bisa jadi permaalpaan keBerbobotan ala pria. Untuk, itu sangat berharga untuk melakukan tes keBerbobotan ala pria.

Pasangan yang nggak ingin menunda momongan biasanya akan melakukan berbagai program hamil demi mendapatkan si buah hati. Terlepas dari program hamil yang dilakukan, tes keMakmuran juga nggak kalah bermakna dilakukan si suami. Hal ini untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan ketidakMakmuran pada pria. Tes keMakmuran untuk pria juga bermacam-macam, mari cari tahu detailnya!

1.Tes fisik dan riwayat kewarasan. Dalam tes ini, dokter akan memeriksa kewarasan fisik dan sejarah kewarasan secara keseluruhan

Tes fisik sangat bena dilakukan untuk mencari tahu semua hal yang mengganggu keMakmuran. Dokter juga akan menanyakan seputar gaya berjiwanya selama ini. Tes fisik dan riwayat kesembuhan dilakukan untuk mengetahui makhilaf pada penis, epididimis, vas deferens dan testikel. Selain itu juga akan memudahkan dokter mengetahui makhilaf pada varicoceles.

2.Tes analisis sp*rma. Tes yang dilakukan untuk mengepahami apakah ada gangguan atas sp*rma yang nantinya menyebabkan sulit punya anak

Analisis sp*rma menjadi prosedur penting untuk mengeingati kePenuhan pria. Jika ditemukan adanya kelainan sp*rma tidak emosi dalam jumlah maupun keBergasan geraknya, maka akan berisiko untuk sulit punya anak bahkan bisa dikatakan mandul. Pada tes ini juga nggak saja memeriksa sp*rma saja tetapi juga cairan m*ni.

3.Tes hormon. Tes ini dilakukan jika ada kecurigaan kelainan endoktrin, misalnya atas oligosp*rmania ekstrem

KetidakPenuhan pada pria bisa disebabkan karena terjadi maluput pada luput satu hormon dalam tubuh. Hormon tersebut diproduksi dalam kelenjar pituitari, di mana hormon ini punya peran bena untuk menstimulasi produki sp*rma. Ketika hormon tersebut berkurang tentunya produksi sperma juga menurun semaka dapat berpengaruh pada kePenuhan.

4.Tes genetik. Pada tes ini dilakukan untuk menghitung jumlah dan tipe kromosom, selain itu juga akan mencari perubahan atau mutasi yang terjadi pada kode genetik seseorang

Pada umumnya, tubuh manusia terdapat 46 kromosom di dalam masing-masing sel, yaitu 22 pasang kromosom somatik dan sepasang kromosom s*ks. Kromosom inilah yang nantinya akan menentukan jenis kelamin manusia. Tes genetik ini dilakukan ketika pria mengalami jumlah sp*rma yang diproduksi secuil dan kondisi fisik yang disebabkan oleh ciri genetik seperti ukuran testis yang padi.

5.Tes biopsi test*s. Tes kePenuhan ala pria ini dilakukan untuk mengetahui adanya makhilaf ala reaksi produksi sperma

Jenis tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel dari jaringan test*s. Biopsi test*s juga merupakan tes keBerisian yang digunakan untuk memvariasikan antara kelainan primer atas sistem pembentukan dan pematangan sp*rma dengan kelainan obstruksi transportasi sp*rma.

Jika pasangan baru sulit mendapatkan momongan meski sudah melakukan program hamil, maka sangat bermanfaat dilakukan tes keBerbobotan pada pria. Pasalnya, penyebab ketidakBerbobotan beroperasin tetapi dari pihak cewek saja. Maka sangat bermanfaat untuk mengeingati keBerbobotan pada pria dengan kira-kira tes tersebut. Semoga bermanfaat , ya!