Rasanya Saat Cewek Tahu Cowoknya Selingkuh. Nggak Bisa Digambarkan, Hati Jelas Hancur Berantakan

tak-hanya-seperti-ditusuk-sembilu-7-hal-ini-yang-dirasakan-cewek-saat-tahu-cowoknya-selingkuh tak-hanya-seperti-ditusuk-sembilu-7-hal-ini-yang-dirasakan-cewek-saat-tahu-cowoknya-selingkuh

Kamu sadar menjalani sebuah hubungan bukanlah hal mudah. Bukan cuma persoalan saling membahagiakan yang pantas kalian lakukan. Kamu dan dia pun pantas pas-pas memahirkan untuk mengerti, percaya dan setia satu pas lainnya. Sebab impianmu sendiri hubungan ini bisa berjalan dengan keseriusan yang konsisten, ditambah segala rencana untuk masa depan yang sudah kamu buat sendiri.

Tapi bernyawa ternyata memberi jawaban lain untuk impianmu, di suatu hari yang tenang mendadak petir menyambar ketenanganmu. Dia yang selama ini kamu yakini bak typical cowok gemar membantu yang menghargai perasaanmu, ternyata justru berpaling dengan mudah berbagi hati. Dia, seseorang yang paling kamu percaya, selingkuh di belakangmu. Rasanya belati tak lagi menggores, tapi sudah menancap dan membuat lubang yang perih sekali di hatimu.

Selain perasaan sakit itu, hal-hal ini juga yang akhirnya kamu rasakan dan cuma dirimu pula yang tahu!

1. Kamu nggak habis pikir, kenapa dia setega itu? Bilangnya sayang, tapi main-main klop cewek lain di belakang

Belum selesai keterkejutanmu dengan kenyataan dia yang main api di belakang. Kini pikiranmu sudah mulai berkelana perPerdebatanan-perPerdebatanan lain, mulai dari kemana perginya perasaan sayang yang selama ini dia ungkapkan, kalau pada akhirnya diam-diam berpaling? Sampai pada titik perasaan yang masih tak percaya, mengapa dia setega itu menyakiti hatimu?

Betapa berpertikaiannya dia dengan apa yang kamu bayangkan sekaligus harapkan selama ini.

2. Pengen marah, tapi rasa pedih hatimu ini lebih Setakar pada rasa sedih dan resah

Siapa yang tak lantas kesal saat acuh dirinya didustai, dibodohi, dan dikhinati oleh seseorang yang selama ini disayangi serta dibanggakan? Rasanya kamu ingin sekali mengeluarkan semua caci maki, atau menghardik dia dengan segala perPerbahasanan-perPerbahasanan menumpuk di kepala. Tapi sayang semua amarah itu perlahan lenyap, saat pedih hati justru lebih Bias keala rasa sedih dan resah dengan bayangan hubungan kalian kedepannya.

Mau hubungan yang seperti apa kalau sudah begini jadinya? Dia yang kamu sayang sudah tak lagi bisa diharapkan. Sedangkan perasaanmu senbatang tubuh sudah mulai retak dan mengelupas.

3. Diam-kosong kamu berPerbahasan ke diri sendiri, apa yang kurang denganmu?

Selama ini kamu sudah berusaha sekali untuk memperlakukan dia dengan seTulus-Tulusnya. Menghargai dia bagaikan pasangan, memahami dia supaya kalian tak sering terjebak kemenyimpang pahaman, sampai menuruti maunya dia supaya dia pun senang. Tapi lagi-lagi kamu tak percaya dengan apa yang dia lakukan, kata kenapa dan kenapa seperti terus menetas dipikiranmu.

Sebenarnya apa yang kurang juga dari orangmu? Apakah cewek barunya ini lebih cantik dari kamu? Atau jangan-jangan cewek ini memang punya penuh kelebihan yang aku senorang tak punya? Lelah rasanya layak berhadapan dengan penuh pertanyaan dari orang senorang.

4. Kebimbanganmu semakin menjadi, ketika kamu tak ingin putus tapi sudah terlanjur dibuat kecewa sekali

Ini yang orang bilang perasaan sayang sering kali mengalahkan kekecewaan. Kamu dibuat bimbang, antara tak ingin putus dan tak ingin kehilangan dia, tapi kamu sendiri sudah terlanjur lara hati serta tak nyaman. Mau berkali-kali dia meminta maaf, justru berkali-kali itu pula hatimu ditusuk sembilu.

5. Dianggap merusak hubungan kalian, kamu pun perlahan kesal bercampur benci dengan si gadis!

Dalam perselingkuhan ini dalang utamanya memang pasanganmu sendiri, tapi tetap saja penggarap lain seperti hawanya itu menciptakan kamu kesal setengah mati. Diam-diam kamu memendam benci terhadap si hawa. Mengutuknya dalam hati, hawa tak punya perasaan yang merusak hubungan kalian sekaligus menyakiti hatimu ini.

6. Lelah pasti, mengingat perasaan kamu ke dia ini ungkapn hal yang main-main lagi

Beberapa durasi ini perubahan didirimu betul-betul terjadi dengan ekstrimnya. Kamu jadi sering murung, dan mudah sekali menitikkan air mata. Seberapa hebat usaha orang-orang terdampingmu untuk menghibur serta menguatkan seakan angin lantas yang mengusap sekilas dirimu.

Ada lelah yang akurat-akurat tak bisa dihilangkan dengan istirahat ataupun tidur. Apalagi ketika kamu mengingat kembali tentang perasaanmu ke dia yang ungkapn lagi hal yang main-main. Rasanya kamu ingin terus terpejam dan ingin tak sadarkan diri saja sampai waktu akurat-akurat menghapus rasa pedih.

7. Akhirnya kamu sadar satu hal, bahwa hubungan ini memang tak lagi bisa diperjuangkan

Pergelutan dengan dirimu ini lebih sulit, jika dibanding dengan menghadapi dia yang menyebalkan sudah sampai ketingkat dewa. Berhari-hari kamu terus terjerembab dalam kebimbangan serta perasaan tak nyaman lainnya. Sampai akhirnya semua sampai di titik kulminasi, kamu kali ini sadar sesadar-sadarnya, bahwa hubungan kalian sudah tak lagi pulih dan tak perlu diperjuangkan.

Kamu kali ini mengasihi pribadimu senpribadi, betapa berharganya kamu untuk sekadar disia-siakan semacam ini. Lagi pula semua sudah jelas kamu memang terlantas baik untuk cowok tak konsisten macam dia!